Metode-Metode yang Bisa Diterapkan Seorang Pemimpin di Perusahaan

bus

Metode-Metode yang Bisa Diterapkan Seorang Pemimpin di Perusahaan

Setiap pegawai memang meiliki watak yang beragam. Perbedaan watak menjadi kunci utama pengusaha atau manajer SDM dalam mengendalikannya agar mau mengikuti aturan perusahaan. Metode pendekatan bisa menjadi pilihan yang “luwes” dan sederhana untuk mengubah kebiasaan buruk seorang pegawai menjadi kebiasaan yang menguntungkan bagi perusahaan dan tentu saja bagi dirinya sendiri. Seorang pemimpin dalam perusahaan harus mempunyai sikap yang profesional.

Metode-metode yang bisa diterapkan seorang pemimpin di perusahaan yaitu :

-Bersikap empati.
Tempatkan diri Anda seakan-akan Anda berada di posisinya. Kumpulkan informasi sebanyak mungkin dalam rangka untuk menganalisis masalah terhadap sikap pegawai Anda.

-Bersikap objektif.
Anda harus bersikap objektif. Seorang manusia pasti memiliki kekurangan maupun kelebihan. Begitu juga Anda maupun bawahan Anda. Nilailah bawahan Anda dari semua sudut, jangan karena hanya bawahan Anda membuat sedikit kesalahan kemudian Anda menilai mereka tidak pantas menempati posisi mereka saat ini. Fokuslah pada hal yang lebih besar daripada hal yang kecil.

-Bicarakan baik – baik.
Dekati pegawai Anda apabila salah satu pegawai Anda mulai membandel dan malas-malasan datang ke kantor, banyak izin, sering mangkir dari tugas dan lain lain. Ajak pegawai anda duduk bersama untuk membicarakan persoalan ini. Katakan padanya bahwa ini bukanlah masalah personal Anda dan pegawai anda, namun sudah menjadi persoalan perusahaan. Terutama apabila pegawai anda tidak bisa memenuhi target-target yang diberikan perusahaan kepadanya. Seorang pemimpin dikatakan hebat ketika Ia bisa menginspirasi dan merubah orang yang mengikutinya dengan pendekatan-pendekatan.

-Selalu ada kesempatan kedua.
Tenangkan diri Anda, jangan terlalu cepat ambil keputusan terhadap pegawai Anda. Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua dan tidak ada pekerja yang sempurna, termasuk kinerja bawahan Anda. Bisa saja pegawai Anda sedang dalam keadaan tidak termotivasi. Atau, telah merasa jenuh dengan rutinitas yang itu-itu saja dan dirasa tidak menantang lagi untuknya. Jadi, cobalah untuk memberikan kesempatan mendapatkan promosi yang layak dalam karirnya.

Strategi yang Dapat Dilakukan Dalam Menghadapi Karyawan Bermasalah

Dalam dunia kerja pasti tak lepas dengan karyawan. Semakin banyak karyawan bisa jadi semakin banyak masalah yang akan muncul. Strategi yang dapat dilakukan dalam menghadapi karyawan bermasalah antara lain dengan pendekatan-pendekatan umum:

-Mengidentifikasi faktor-faktor utama yang memengaruhi terjadinya karyawan bermasalah misalnya terhadap karyawan yang malas, tidak disiplin, sangat sensitif, temparamental, dan sangat egois,

-Melakukan sosialisasi dan internalisasi budaya organisasi atau korporat, budaya kerja, dan budaya mutu kerja secara intensif; kalau diperlukan diperlukan tindakan penegakan kedisiplian dan koreksi yang bergantung pada derajad masalahnya,

-Melakukan pelatihan dan pengembangan khususnya yang menyangkut softskills disertai dengan bimbingan dan konseling kepada karyawan khususnya oleh manajer dan karyawan senior yang berwibawa,

-Menerapkan sistem imbalan yang menarik kepada karyawan berprestasi dan hukuman kepada  yang berkinerja dibawah standar secara obyektif, tegas dan tidak diskriminasi,

-Mengembangkan sistem umpan balik tentang proses dan kinerja perusahaan berikut masalah-masalah yang dihadapi perusahaan dan karyawan dalam membangun suasana pembelajaran yang dinamis dan merata di semua karyawan; baik dilakukan secara formal maupun informal,

-Mengembangkan tim kerja yang solid dan dinamis dengan kepemimpinan yang berorientasi membangun motivasi dan transformasional.

Leave a Reply

*

2 + 4 =